Posts

Showing posts from July, 2016

Siapa Manusia Pertama dan Bagaimana Hindu Menjawabnya? Simak ulasan berikut ini

Image
Om Swastiastu,

Sering saya dulu mendapat pertanyaan atau mendengar pernyatann mengenai siapa manusia pertama di bumi ini. Secara langsung memang tidak mengarah kesaya pertanyaannya namun hanya perbebatan diantara dua teman saya yang beragama Islam dan Kristen.


Meskipun demikian, saya tersentak juga untuk mencari informasi tentang siapa manusia pertama versi Hindu. Saya mencari informasi di internet, dibuku dan bertanya-tanya ke para tetua dan para sulinggih. Pada akhirnya saya mendapat penjelasannya.

Penjelasan berikut ini mungkin saja kurang atau mungkin kurang kena, tapi setidaknya mampu membuat saya memberikan argumen sesuai dengan Hindu

SIAPA MANUSIA PERTAMA?

Di Hindu kita tidak tahu siapa sebenarnya manusia pertama. Kenapa demikian? Begini, kita kembali ke konsep Hindu yang percaya bahwa alam semesta ini diciptakan secara evolusi. Dalam Taitiriya Upanisan dijelaskan :
Bahwa Ether (akhasa) datang dari Atman, udara dari ether, api dari udara, air dari api dan bumi dari air. Tumbuhan…

Agama Hindu Menganut Sistem Kasta atau Tidak, Silakan Baca Berikut Ini

Image
Om Swastiastu,

Mungkin dari teman-teman sedharma yang pernah berada diluar bali atau sedang menimba ilmu diluar bali sering mendengar pernyataan begini, "Kasta Kamu Apa?", "Brahmana itu tinggi ya kastanya?". Saya yakin pasti pernah medengar langsung pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Apakah Hindu menganut sistem kasta? ya atau tidak? Bagaimana cara kalian menjawabnya? bagaimana cara kita menjawabnya. Di postingan kali ini saya mencoba untuk memdeskripsikan mengenai jawaban tersebut.


Dikutip dari buku Hindu Menjawab.


PENGERTIAN
Kasta dalam Bahasa Portugis artinya perbedaan kelas berdasarkan keturunan. Didalam setiap bangsa/beberapa bangsa pernah ada perbedaan antara kelas bangsawan dan kelas rakyat biasa, sedangkan di Agama Hindu tidak pernah ada sistem kasta, yang ada adalah warna. Warna adalah pengelompokan orang berdasarkan bakat dan kemampuannya.

Misalnya mereka yang mempunyai bakat dan kemapuan dibidang keagamaan disebut kaum Brahmana, Mereka yang mempunya bakat da…

Kalimat Yang Memiliki Arti Tuhan Hindu Tidak Pernah Membedakan Siapapun

Image
Om Swastiastu,

Pernah menonton serial Mahadewa di TV? Jika pernah pasti sesekali teman-teman pernah mendengar kata-kata yang keluar dari Sang Siwa. Bagi sebagian orang mungkin hanya kata-kata kiasan belaka, tapi bagi saya itu merupakan salah satu yang memotivasi dalam Hidup terutama dalam hubungannya dengan Ketuhanan.

Berikut ini saya akan sampaikan satu kalimat  yang masih saya ingat sampe sekarang, jika ada yang salah, mohon dikoreksi.

"Siapapun yang meminta kepadaku dengan tulus iklas dan perjuangan yang sangat keras maka aku tak akan menghentikan harapannya"

Walaupun percakapan tak sama persis dengan dialog dalam film mahadewa namun ini sama persis filosifi dari matahari

"Aku tak membedakan apa yang akanku sinari, walaupun kotoran paling kotor, walaupun pendosa paling dosa, mereka tetap akan mendapatkan cahaya dari sinarku"

Saya tidak ahli dalam urusan kata-kata yang memiliki makna dalam. Apalagi masalah sloka, tujuan saya disini hanya ingin mengajak teman-teman u…

Mengenal Tipe Manusia Paling Menonjol dan Paling Berbahaya di Kehidupan

Image
Om Swastiastu,

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah mendengar istilah seperti ini " Kertas yang putih akan jika ada titik hitam satu saja, maka yang sering kita lihat pasti titik hitam kecil tersebut, meskipun warna putih lebih banyak". Kita bisa mengartikan itu dengan berbagai pengertian menurut sudut pandang masing-masing.

Begitu juga dengan kita hidup sebagai manusia, ada beberapa hal yang membuat kita menonjol diantara yang lainnya dikarenakan oleh apa yang kita perbuat dalam dunia dan kehidupan ini. Ada tiga sifat yang membuat manusia itu menonjol dikenal oleh siapapun yaitu Sattva, Rajas dan Tamas. Selain itu juga terbagi menjadi tiga tipe badan yaitu Kapha, Pitta, Vita

Berkaitan dari hal-hal tersebut diatas, dalam hidup dijaman sekarang ini, saya akan jabarkan apa yang membuat orang itu menjadi menonjol. Menonjol disini diambil dari sisi negatif dan positif, karena manusia biasanya menilai dari hal-hal tersebut, tinggal bagaimana kita memilih untuk dijadikan…

Mengenal Japa Mantra Om Namah Siwaya (Siwa) dan Urutan Pengucapannya

Image
Om Swastiastu,

Japa Mantra Om Namah Siwaya / Om Namah Siwa merupakan mantra panca aksara yang secara khusu ditujukan kepada Shiva/Siwa/Siva. Dewa Siwa/Siva/Shiva adalah salah satu deity dalam mitologi Hindu. Secara harfiah arti dari mantra ini adalah " Saya Tunduk Pada Siwa/Siva/Shiva". Siva/Siwa/Shiva sendiri memiliki 1008 nama (Sahasranama Shiva) dengan berbagai macam arti.


Salah satu buku karya Thomas Ashley Farrand medeskripsikan "Om Namah Sivaya" sebagai mantra yang tidak memiliki arti secara frontal/langsung, akan tetapi vibrasi suara yang dihasilkan terkait langsung dengan elemen cakra pertama : BUMI, AIR, UDARA, API

Panca Aksara
Jika kita perhatikan baik-baik, ucapan japa mantra "Nama Shivaya" memiliki 5 aksara, yaitu "Na-Ma-Shi-Va-Ya". Kelima aksara tersebut memiliki arti masing-masing.
Na, Badan kasar (Anna maya kosa)Ma, Badan prana (halus) (Prana maya kosa)Shi/Chi, Mental/Pikiran/Manah (Mano maya kosa)Va/Wa, Intelektual (Vignana maya k…

Ringkasan Berbagai Pertanda Kemunculan Sabda Palon dan Ramayan Jayabaya

Image
Om Swastiastu,

Bagi umat sedharma pasti sudah pernah mendengar tentang Sabda Palon dan Ramayan Jayabaya. Ya keduanya saling berkaitan dengan proses kebangkitan Agama Budhi (Siwa-buda, Hindu) di Nusantara. Dalam berbagai forum disampaikan bagaimana proses kebangkitan Hindu Nusantara.

Tentang kebangkitan Hindu Nusantara, saya akan memberikan pandangan beberapa baris kalimat saja. Jika diambil dari konteks kekinian, menurut saya kebangkitan Hindu nusantara bukanlah semua umat di Nusantara ini nantinya beragama Hindu, melainkan bangkitnya ajaran-ajaran leluhur yang diterapkan pada kejayaan Majapahit.

Ajaran-ajaran tersebut jika dilihat pada Agama-agama yang ada di Nusantara, hanya Hindu lah yang masih memegang teguh konsep yang persis seperti di jaman Majapahit.

Sabda Palon mengatakan bahwa ajaran Budhi akan bangkit kembali pada tanda-tanda yang telah disebutkan. Coba kalian perhatikan sekarang, banyak Agama/aliran kepercayaan yang lebih mementingkan kemanusiaan, keberlangsungan alam dll …

Kekuatan Mantram Gayatri dan Kegunaannya

Image
Om Swastiastu,

Dalam Agama Hindu secara universal kita mengenal yang namanya mantra/mantram. Mantram bukanlah sekedar kata-kata atau nyanyian belaka, namun sebagai sarana memusatkan pikiran menuju alam kebahagiaan spiritual Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan sebagai sarana komunikasi yang mempunyai nilai yang sangat religius.

Mantra yang paling penting yang dikenal di Hindu adalah Mantram Gayatri atau Ibu dari segala Mantram.

Sekilas Tentang Hindu, Agama Sesat dan Tidak Jelas (?!!)

Image
Om Swastiastu,

Selama saya berada di luar Bali ketika kuliah, banyak saya mendengar ceramah-ceramah di tempat suci sebelah tentang Agama sesat, berhala dan lain lainnya. Dari kejadian tersebut saya bertanya sana-sini tentang bagaimana cara menjawab kalo Agama Hindu itu tidak sesat ataupun berhala.

Para tetua-tetua di tempat saya tinggal dulu sudah menjelaskan bagaimana cara menjawab ataupun menyikapi tuduhal Agama Hindu tersebut, namun saya tidak dapat menjelaskannya secara rinci dan mundah di mengerti orang.

namun beberapa waktu lalu di forum diskusi Hindu saya membaca postingan dari semetor kita yang account facebooknya bernama Ida Bagus Andi Loka menulis tentang Agama Sesat dan Agama tidak jelas. Mari kita baca artikel tulisan di bawah ini :

Oleh : Ida Bagus Andi Loka


Banyak orang alergi, marah guling-guling atau bahkan langsung terkapar pingsan dikala mendengar atau membaca kata sesat, terlebih kalau bersinggungan dengan agama. Kenapa ? Semua agama pada dasarnya adalah sesat kalau…

Konsep Tuhan Dalam Hindu, Hindu Agama Monotheism

Image
Om Swastiastu,

Sebelumnya banyak perdebatan mengenai Tuhan dalam Agama Hindu. Banyak dari kalangan yang tidak paham dan yang sok mengerti memberikan argumen bahwa Tuhan dalam Hindu itu banyak.


Disini perlu saya menjelaskan konsep Tuhan dalam Agama Hindu. Agama Hindu adalah Agama Monotheism. Monotheism merupakan percaya hanya pada satu Tuhan yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Dalam kitab suci Weda disebut Brahman)

Dimana kita bisa melihat/membaca sumber yang mengatahan Tuhan di Hindu itu satu? Dari beberapa forum diskusi Agama Hindu saya mendapat penjelasan seperti dibawah ini :

Di dalam Chandogya Upanisad dinyatakan :
Om Tat Sat Ekam Ewa Awityam Brahman

Artinya :
Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Brahman) hanya satu tidak ada duanya dan maha sempurna Didalam mantram Tri Sandya pada bait kedua disebutkan :
Eko Narayanad Na Dwityo Sti Kscit

Artinya :
Ida Sang hyang Widhi Wasa di panggil Narayana, sama sekali tidak ada duanya Dalam Kitab Suci RgWeda disebutkan :
Om Ekam Sat Wiprah Bahuda Wadanti

Makna Penggunaan Bija serta Cara Mengunakannya

Image
Om Swastiastu,

Wija (Bija) dalam bahasa sansekerta disebut Gandaksata yang berasal dari kata Ganda dan Aksata yang artinya biji padi-padian yang utuh serta berbau wangi

Pada saat selesai persembahyangan, biasanya umat Hindu (khususnya Hindu di Indonesia) pasti menggunakan bija di keningnya. Nah pertanyaannya adalah Apa kalian tau makna Bija dan tata cara penggunaannya?

Mari saya jelaskan secara singkat makna dari Bija dan cara penggunaannya


MAKNA BIJA
Makna Bija adalah sebagai lambang kumara, yaitu putra atau wija Bhatara Siwa. Apa yang dimaksud dengan Kumara?
Kumara adalah benih ke-siwa-an atau kedewataan yang bersemayam dalam diri setiap orang. Mawija mengandung makna menumbuh kembangkan benih ke-Siwa-an yang ada dalam diri Manusia. Oleh karena itu, disarankan agar menggunakan beras yang masih utuh, tidak patah (aksata). Alasan ilmiahnya begini : beras yang patah, pecah atau terpotong tidak akan bisa tumbuh.

TATA CARA PENGGUNAAN BIJA
Dalam penggunaannya Bija tidaklah sembarangan tempa…

Catatan Gentha Apritaura : Perjalanan Menemukan Dharma

Image
Om Swastiastu,

Sewaktu saya dulu, masih kuliah di luar Bali, banyak hal yang saya pelajari di lingkungan baru saya, khususnya mengenai Agama Hindu. Hindu yang saya tau masih sebatas tentang Banten dan hal hal yang sering saya temui di Bali.

Ya begitulah saya seorang anak yang lama tinggal dibali, tanpa tahu adanya Hindu itu hakikatnya seperti apa.

Beberapa bulan berjalan, saya ingat saat itu persembahyangan purnama dipura, seorang pemangku disana ber dharma wacana tetang Hindu dan jalan dharma. Dia berkata, ada seseorang yang bukan lahir dari Agama Hindu, tapi dia menemukan jalan sendiri.

kemudia sambil berdharma wacara, bliau membagikan selembaran kertas tetang perjalanan seseorang menjadi Hindu. Kira- kira seperti ini isinya :

Selamat membaca,

CATATAN AWAL PERJALANAN
Oleh : Gentha Apritaura

Om Swastiastu,
Saya mengucapkan terima kasih atas dimuatnya tulisan saya di MH edisi 80, Nopember 2010, dan terutama saya mengucapkan terimaksaih pada sudara-saudara sedharma yang telah memberikan…

Nabi Disetiap Agama, Bagaimana Dengan Nabi Di Hindu?

Image
Om Swastiastu,

Suatu agama yang berada di Indonesia akan diakui keberadaanya oleh Negara apabila sudah mencakup beberapa hal, diantaranya :
Memiliki Kitab suci sebagai panutan UmatnyaMemiliki Konsep Tuhan Satu. Artinya Tuhannya hanya satu tidak ada duanyaMemiliki umat yang banyakdll (silakan browsing sendiri) Nah kali ini saya akan membahas konsep nabi di Agama Hindu. Ketika saya kuliah diluar Bali banyak dari kalangan Non Hindu yang sering bertanya kepada saya, siapa sih Nabi Hindu, apakah Hindu memiliki Nabi? Jika ibarat makanan saya sudah kenyang dengan pertanyaan - pertanyaan seperti itu

Pada dasarnya pengertian secara singkat Nabi itu adalah Utusan Tuhan, yang menerima wahyu Tuhan. benar tidak?

Sebenarnya di Hindu kita tidak mengenal kata Nabi. Kalau yang saya tau Nabi itu adalah panutan umatnya dari jaman ke jaman, sedangkan di Hindu tidak.

Jika Hindu memakai konsep Nabi maka ajaran Hindu akan berhenti berputar, karere itulah di Hindu tidak memakai Konsep Nabi kenapa? karena ajar…